Sabtu, 31 Oktober 2015

Adan Perang dalam Islam

MASIH DALAM ABJAD "A"

Adab Perang dalam Islam


Suatu hal yang perlu dire­kons­truksi atau dibangun kembali ialah pengertian tentang bagaimana para sahabat dulu berperang. Abu Bakar atau Umar ibn Khaththab, misal­nya, setiap kali mengir­imkan ekspedisi selalu berpesan bahwa seandainya mereka bertemu dengan orang tua, perempuan, anak-anak, gereja-gereja, sinagog-sinagog, orang-orang yang sedang beribadat di dalamnya, maka mereka diminta agar sekali-kali tidak mengganggu mereka. Itulah sebabnya orang-orang Islam dulu tidak pernah menggunakan istilah penaklukan (qahr), tetapi pembebasan (fath). Dalam sejarah Is­lam, tidak ada is­ti­lah qahr al-Mishr (pe­nak­lukan terhadap satu wilayah), te­tapi fath al-Mishr (pem­bebasan ter­hadap satu wila­yah).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar